M. Sijabat; Pelayanan Polisi Pada Semua Warga Negara Sama - Okeline

Uangkap Pelaku Maling Konter

M. Sijabat; Pelayanan Polisi Pada Semua Warga Negara Sama

Ajho
Share :
m-sijabat-pelayanan-polisi-pada-semua-warga-negara-sama

Line Pelalawan - Paur Humas Polres Pelalawan M, Sijabat dikonfirmasi menyebutkan Polisi akan serius mengusut pencurian toko Duta Ponsel yang disikat maling pada malam Sabtu (13/1/18), di wilayah hukum Polres Pelalawan, termasuk kasus yang sama sebelumnya.

Dia menjelaskan masalah pelayanan setiap warga negara sama, jadi tidak ada perbedaan penindakan hukum pada siapapun apalagi pada korban yang saat ini mengalami kerugian yang tidak sedikit.

"Kalau ditanya polisi tidak menaggapi laporan warga itu salah, tentunya harus berdasarkan aturan pelaporan, apakah sikorban sudah melakukan prosedur seperti Surat Tanda Bukti Laporan (STBL)," Jelasnya.

Dikatakan Jabat, foto dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu adalah termasuk oleh TKP, dalam hal pencurian spesialis maling konter ini merupakan tantangan bagi Polisi untuk mengungkap kasus ini dengan serius.

"Pokonya dengan sekuat kemamuan personil, kita akan coba ungkap, tapi saya harap warga bersabar karena untuk mengungkap sebuah perkara membutuhkan waktu yang tidak sedikit," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, toko penjual handphon atau konter digasak maling di Pangkalankerinci, Pelalawan, Riau, sebelumnya juga ada 3 konter juga disatroni maling, yang sampai sekarang para maling ini masih dalam pengungkapan polisi. Kerugian untuk saat ini lebih dari 200 juta rupiah.

Korbannya adalah Al warga perantau Pariaman di Kota Pangkalankerinci, Pelalawan, Riau. Kejadian diperkirakan sekitar jam 2.00 Wib, Sabtu (13/1/18) saat warga pulas tidur, maling memanfaatkan toko posel yang kebetulan malam itu tidak ada penunggunya.

Keterangan dari tetangga korban kejadian ini terekam di CCTV, maling ini terlihat 3 orang dengan memakai topeng dan satu unit Mobil sejenis Avanza, terlihat maling ini dengan santai memindahkan polsel ini kedalam mobil.**

Share :

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait