100 Ribu Bisa Beli Saham - Okeline

100 Ribu Bisa Beli Saham

Rinaldi S
Share :
100-ribu-bisa-beli-saham

Line Bisnis - Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Palembang menargatkan 14,236 Single Investor Identification (SID) baru dengan jumlah transaksi yang terjadi selama tahun ini mencapai Rp15 Triliun.

Oleh karena itu, BEI Palembang terus mengkampanyekan Yuk Nabung Saham yang bertujuan untuk mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala.

“Kampanye ini dimaksudkan agar merubah kebiasaan masyarakat dari kebiasaan menabung menjadi berinvestasi, sehingga masyarakat mulai bergerak dari saving society menjadi investing society,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BEI Palembang, Harry Mulyono, Selasa (30/1).

Dirinya menjelaskan, BEI merekomendasi Yuk Nabung Saham ini ke masyarakat, dikarenakan saham adalah salah satu instrument investasi yang memiliki return cukup tinggi, namun kini investasi ini sudah bisa diakses dengan harga yang terjangkau.

“Investasi saham di pasar modal sangat menguntungkan. Sebagai investasi jangka panjang, return dari berinvestasi saham bisa mencapai 40 persen selama 10 tahun,” katanya.

Dengan investasi awal hanya minimal Rp100.000 untuk membuka rekening dana nasabah, maka investor selanjutnya sudah bisa memilih saham yang akan dibeli dengan minimal pembelian 1 lot atau 100 lembar saham dengan begitu menabung saham semakin mudah dan menyenangkan.

Sementara untuk tata caranya relatif mudah saja. masyarakat tinggal melakukan tindakan, mulai Nabung Saham. Saat mulai Nabung Saham ini, pertama-tama masyarakat membuka rekening efek.

Dokumen yang dibutuhkan untuk membuka rekening efek ini tidak lah rumit. Cukup dengan menyertakan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika tidak ada, harap melampirkan NPWP orang tua atau suami, fotokopi halaman depan buku tabungan, serta materai 6 ribu minimal 2 buah.

Kemudian setelah membuka rekening efek, masyarakat tentukan sendiri nominal dana yang disisihkan untuk nabung saham.

Berikutnya, harus menentukan saham mana yang akan ditabung selanjutnya, tinggal setor dana secara rutin setiap periode. Kemudian, masyarakat tinggal beli saham secara rutin tiap periode.

“Dengan begitu sudah resmi melakukan tindakan Nabung Saham, kita optimis dengan terus kampanyekan ini kesadaran masyarakat untuk berinvestasi tinggi dan untuk tahun ini kita akan menyasar guru, ibu rumah tangga dan anak muda guna mencapai target yang kita tetapkan tersebut,” jelasnya. (red)

Share :

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait