Sakit, Petani di Kuantan Tengah Tega Cabuli 9 Bocah - Okeline

Sakit, Petani di Kuantan Tengah Tega Cabuli 9 Bocah

redaktur
Share :
sakit-petani-di-kuantan-tengah-tega-cabuli-9-bocah

Okeline Talukkuantan - Entah sakit atau punya kelainan, seorang petani di Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantang Singingi (Kuansing) tega mencabuli 9 bocah yang usianya rata rata 7 sampai 10 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Sang "predator" anak ini, berinisial Mis (57 tahun), warga Desa Bandar Alai Kari, Kecamatan Kuantan Tengah. 

Dari pengakuan seorang korban, sebut saja namanya Bunga (7 tahun), perbuatan Mis ini bermula dari bujuk rayu Mis yang mengajak korban ke rumahnya. Setiba di dalam rumah, Mis lalu menyalurkan hasrat birahinya. 

Di bawah ancaman, celana bocah perempuan itu diceloroti. Lalu dengan leluasa Mis melakukan perbuatan bejatnya. Perbuatan itu tidak saja dilakukan terhadap Bunga, tetapi ternyata juga terhadap teman temannya lain.

Perbuatan cabul Mis ini terkuak setelah seorang warga memergokinya, lalu melaporkannya kepada orangtua korban. 

Bak disambar petir di siang bolong, ibunda Bunga mendengar pengakuan anaknya itu. Di antara rasa sedih, geram dan marah yang berkecamuk, ibunda Bunga pun membuat laporan ke Polsek Kuantan Tengah.
Polisi pun bergerak cepat dan mengamankan Mis di rumahnya tanpa perlawanan, Sabtu (14/04/2018) siang. 

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kuansing AKBP Fibri Karpiananto saat dikonfirmasi wartaan, Senin (16/04/2018), mengakui adanya laporan tentang dugaan tindaan pencabulan terhadap 9 bocah di wilayah hukum Polsek Kuantan Tengah. Terlapor sudah diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Jeratan hukum Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancamannya hukuman 15 tahun penjara telah menunggu Mis. Namun dari 9 anak yang diakui dicabuli terlapor, baru 4 yang membuat laporan polisi ke Polsek setempat. Sementara 5 orang lagi masih belum membuat laporan.

"Setelah menerima laporan dari orangtua korban, anggota Polsek Kuantan Tengah langsung menangkap pelaku tanpa perlawanan," ucap Fibri.***(res)

Share :

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait