Rehab Kantor Wako Pekanbaru 8 M Dipertanyakan - Okeline

Rehab Kantor Wako Pekanbaru 8 M Dipertanyakan

Ajho
Share :
rehab-kantor-wako-pekanbaru-8-m-dipertanyakan

Okeline Pekanbaru - Rehab pembangunan kota Pekanbaru perlahan mulai tentunya, sebentar lagi kantor ini akan selesai, tapi entah kapan? Walikota Pekanbaru akan pindah dan menempati ruangan yang baru yang berada diareal Tenayan Raya ini, sampai saat ini belum ada kabar dan beritanya.

Banyak kalangan menilai rehab ini adalah proyek asal menghabiskan anggran, sementara kantor walikota Pekanbaru yang barusaja dibangun di tenayan Raya tak kunjung ditemapti.

Pada saat ditanyakan kepada salah seorang pegawai walikota Pekanbaru perihal selesainya rehab kantor walikota baru ini dan akan pindah Ketenayan, pegawai ini menjawab "entah bang saya tidak tahu" pegawai yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku diam.

Ruslan Tarigan anggota DPRD kota Pekanbaru dari ftaksi PDIP tentang rehap kontor walikota yang dinlai lama itu, menjawab masalah anggaran yang diduga kurang.

"Anggaran rehabnya memang ada untuk pemeliharan gedung kantor Walikota itu," Jelas Ruslan.

Sementara pengerjaan kantor walikota Pekanbaru yang berada dijalan Sudirman itu adalah bukan rehap, tapi perombakan untuk pembuatan plaza BPT2TP.

"Dalam anggaran yang tertulis didepan itu untuk rehap kantor walikota Pekanbaru," jelasnya.

Sementara kita sedang membangun kantor walikota yang baru dan telah diresmikan namun belum ditempatkan kenapa kita tidak memproritaskan kantor walikota yang baru itu dulu biar lebih cepat selesainya buat masyarakat kota pekanbaru

Ruslan mengatakan coba kamu tanyakan lansung dengan walilota agar lebih jelas apa penyebabnya, Kapan kantor walikota yang baru itu akan ditempati dia juga tidak tahu karena belum ada laporan masuk keruangannya.

"Kamu tanyakan kepada walikota kenapa tidak ditulis saja anggaranya untuk pembangunan kantor Badan Pelayan Terpadu (BPT) itu kan lebih jelas dan transparan biar masyarakat dapat mengerti dan faham tujuanya," pungkasnya **Arman

Share :

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait