Polda Riau Tahan 2.768 Tersangka, Ini Masalahnya

Polda Riau Tahan 2.768 Tersangka, Ini Masalahnya

Pekanbaru - Sepanjang tahun 2022, Polda Riau telah menahan 2.768 orang karena menjadi tersangka dalam kasus narkoba. Seluruhnya ditahan atas pengungkapan 1.869 kasus beserta jajaran.

Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal mengatakan, pengungkapan tersebut didominasi oleh kasus narkoba jenis sabu, disusul ganja, ekstasi dan happy five.

"Jumlah narkoba jenis sabu yang berhasil disita sebanyak 745,16 kilogram dari pengungkapan 1.702 kasus dan menahan 2.510 orang tersangka," ungkap Iqbal pada press release akhir tahun di lantai 5, Ruang Tribrata, Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kita Pekanbaru, Jum'at (30/12/2022) sore.

Kemudian, kasus ganja menepati posisi kedua dengan total kasus mencapai 96 kasus dan menahan 135 orang tersangka. Barang bukti ganja yang berhasil diamankan sebanyak 134,53 kilogram.

Ditempat ketiga adalah kasus peredaran pil ekstasi dengan pengungkapan sebanyak 60 kasus. 120 orang tersangka berhasil ditahan dan 478.623 butir pil ekstasi disita.

Terakhir, pengungkapan 2 kasus narkoba jenis happy five dan menahan 3 orang tersangka, dan 3.282 butir pil happy five berhasil diamankan.

"Dibanding tahun 2021, pengungkapan kasus tindak pidana narkoba tahun 2022 ini meningkat jadi 266 kasus atau 14,2 persen. Sementara jumlah tersangka meningkat 420 orang atau naik 15,2 persen," ungkap Iqbal.(ers)


Redaksi

Komentar Via Facebook :