Vedanta Aluminium Menduduki Peringkat Kedua Dalam DJSI

New Delhi - Vedanta Aluminium adalah salah satu produsen aluminium teratas di dunia, yang bergeser ke posisi ke-2 dalam peringkat dunia Dow Jones Sustainability Index (DJSI) S dan P untuk industri aluminium selama periode penilaian Tahun Keuangan 21–22.
Hal ini menjadikan Vedanta Aluminium sebagai produsen aluminium yang paling berkelanjutan kedua di dunia.
Perusahaan tersebut merangkak naik dua posisi dari sebelumnya peringkat ke-4 secara global, dalam penilaian Tahun Keuangan 20–21.
Vedanta Aluminium memperoleh skor tinggi pada sebagian besar aspek kriteria Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola, termasuk Pengamanan Siber, Pelaporan Lingkungan, Sistem Kebijakan dan Pengelolaan Lingkungan, Indikator Praktik Tenaga Kerja, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Daya Tarik & Retensi Karyawan, Pengelolaan Hubungan Pelanggan, serta Dampak Sosial pada Masyarakat.
Vedanta Aluminium, sebuah bisnis bagian dari Vedanta Limited, merupakan produsen aluminium terbesar di India. Perusahaan tersebut adalah pemimpin dalam produk aluminium bernilai tambah yang menemukan aplikasi sangat penting dalam industri inti.
Dengan smelter aluminium kelas dunia, kilang alumina, dan pembangkit listrik di India, perusahaan ini memenuhi misinya untuk memacu penerapan aluminium yang berkembang sebagai 'Logam Masa Depan' untuk hari esok yang lebih ramah lingkungan.
CEO, Vedanta Limited – Aluminium Business, Bp. Rahul Sharma, mengatakan, “Peringkat DJSI S&P kami selama tahun 2022 mencerminkan komitmen kami untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan secara struktural terhadap seluruh rantai nilai kami, mulai dari pembelian bahan baku hingga pengiriman produk, dengan aksi iklim menjadi bagian inti dari perjalanan pertumbuhan kami”.
“Agenda pengembangan berkelanjutan kami meliputi perhatian penuh terhadap dekarbonisasi operasi kami, meningkatkan kuantum energi terbarukan dalam bauran energi kami, penggunaan sumber daya alam secara bijaksana seperti air, kesejahteraan para karyawan dan mitra kami, mendorong ekonomi sirkular dalam pengelolaan limbah, serta kemitraan dengan komunitas setempat demi ketahanan iklim,” ungkapnya.
Pendekatan Vedanta Aluminium terhadap keberlanjutan mencakup dimensi-dimensi yang sangat penting, seperti efisiensi energi dan pengurangan karbon, kinerja ekonomi, rantai pasokan, kualitas udara, pengelolaan air, keanekaragaman hayati, pengelolaan limbah, kesehatan dan keselamatan, keunggulan masyarakat, kesejahteraan komunitas, dll.
Merangkum perjalanan ini, perusahaan tersebut baru-baru ini menerbitkan Laporan Keberlanjutan dan laporan perdana tentang perubahan iklim (selaras dengan Satgas untuk kerangka kerja Pengungkapan Finansial Terkait Iklim) selama Tahun Keuangan 2021–22.
“Pengakuan menjadi produsen aluminium yang paling berkelanjutan kedua di dunia mencerminkan misi kami yaitu 'Bertransformasi demi Kebaikan' untuk planet, negara, dan masyarakat kita yang lebih baik,” pungkas Rahul Sharma.**
Komentar Via Facebook :