LBH PWI Riau Sayangkan Sikap SPS Riau

LBH PWI Riau Sayangkan Sikap SPS Riau

Line Riau - Sebagai organisasi pers harusnya SPS memberi contoh kepada khalayak bahwa apabila ada dugaan terjadi pemberitaan yg dianggap mengandung unsur delik pers, penyelesaiannya adalah.melalui mekanisme laporan ke Dewan Pers.

LBH PWI Riau menyesalkan adanya konflik antara SPS Riau dg Media Online yg berujung pd tindakan SPS yg datang ke Polda Riau.

Itu pun dilakukan apabila telah digunakan hak.jawab namun hak jawab tsb tidak diterbitkan oleh media yg bersangkutan.

?Mekanisme ini yg mestinya digunakan SPS Riau sebelum menyeret konflik yg dipermasalahkan.ke.jalur hukum pidana.

Kecuali, apabila diketahui bahwa media yg memuat berita yg dianggap mengandung delik pers tersebut bukan media yg berbadan hukum pers.

Sementara utk mengetahui media tersebut berbadan hukum pers atau tidak adalah tugas Dewan Pers. Dan seharusnya mendorong agar pihak SPS sebaiknya menggunakan mekanisme sebagaimana kesepakatan dalam MOU antara Kepolisian dengan Dewan Pers yg ditandatangani pada saat HPN bulan Februari 2012 di Jambi. Meskipun MOU itu "dianggap" sudah habis masa berlakunya, namun dengan tetap menempuh mekanisme dalam MOU tersebut berarti akan terus menguatkan agar MOU itu tetap digunakan atau diperpanjang.??

Sementara apabila perkara ini dibawa ke ranah hukum melapor ke kepolisian, saya berharap pihak ke polisian tidak langsung menerima laporan tersebut, melainkan mendorong agar pihak SPS mekanisme yg sudah disepakati dalam MOU antara kepolisian dengan Dewan Pers yang ditandatangani pada saat HPN bulan Februari 2012 di Jambi.

Terlepas dari hal itu, jika laporan SPS benar2 dilakukan dan diproses oleh kepolisian, pihak Media yg dilaporkan jika memiliki bukti2 yg kuat atas pemberitaaannya terkait dugaan adanya pungli, juga bisa membuat laporan balik.?

Jika ini terjadi saling lapor, dapat menimbulkan preseden buruk di mata publik "sama2 pekerja pers kok saling melaporkan".

Utk itu, Ketua LBH PWI Riau menyarankan agar SPS menggunakan hak jawabnya dan media bisa memuat hak jawab tersebut. (Rls)


Komentar Via Facebook :