7 Bangunan Rumah dan 1 Musholah Di Rohil Roboh, Akibat di Terpa Angin Puting Beliung

7 Bangunan Rumah dan 1 Musholah Di Rohil Roboh, Akibat di Terpa Angin Puting Beliung

Warga Dusun Lapangan C Tanjung Medan saat melihat kondisi rumah yang roboh di terpa angin puting beliung pada hari Kamis (7/11/19) saat malam hari

Pujud - Akibat hujan deras diiringi angin puting beliung yang terjadi  pada hari Kamis (7/11/19) malam mengakibatkan sejumlah bangunan rumah warga dan fasilitas umum roboh didaerah Dusun Lapangan C Desa Tanjung Medan Barat Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir -Riau. 

Kejadian ini mengakibatkan  7 Kepala Keluarga (KK) kehilangn tempat tinggal karena bangunan rumahnya roboh,  1 bangunan Musollah beserta bangunan Pasar tradisional juga mengalami kerusakan parah. 

Kapolsek Pujud IPTU Amru Abdullah SIK saat konfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. "Informasinya kejadian itu akibat terjadi hujan dan angin puting beliung tepatnya di Desa Lapangan C Kecamatan Tanjung Medan. Rohil. " Jelasnya. 

Iptu Amru menjelaskan untuk sementara waktu data informasi dari dilapangan, akibat dampak angin puting beliung menghancurkan bangunan pasar tradisional dan 7 rumah milik warga beserta 1 Musollah," jelasnya

Berikut Nama- nama rumah milik warga yang mengalami kerusakan berat akibat puting beliung seperti rumah Sutan, rumah Mak uwo seorang janda tua, rumah Maseh. Sedangkan untuk rumah yang tertimpa tiang listrik seperti rumah Munte dan rumah barka. Dan Rumah yang tertimpa pohon karet seperti rumah Ramli dan rumah Mushalla.

 " Sementara untuk korban jiwa sampai saat ini tidak ada dan untuk nilai kerugian matril diperkirakan sebesar Rp.300 juta rupiah " Ujar Iptu Amru Abdullah SiK .

 Kapolsek Pujud  ini menghimbau kepada warga khususnya diwilayah Kecamatan Pujud dan Tanjung Medan agar kedepannya berhati-hati pada musim hujan disertai angin kencang.

Dikatakan IPTU Amru Abdullah SIK bahwa bencana alam merupakan suatu ujian dari Allah SWT, maka dari itu kita wajib berbenah diri agar lebih baik ke depan.selain itu kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi bencana alam.

Saat ini kami juga masih menginventarisir apa-apa saja yang di butuhkan oleh korban bencana akibat angin puting beliung. " ungkapnya.(asng) 


Anggi Sinaga

Komentar Via Facebook :